Setelah Dikukuhkan Menjadi PKP, Jangan Lupa Ajukan Permohonan Sertifikat Digital

Sertifikat Digital (digital certificate) adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukan status subjek hukum para pihak dalam transaksi elektronik yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak atau penyelenggara sertifikasi elektronik. Sebagaimana dikutip dari laman DJP terkait e-Faktur, Sertifikat Digital dan Passphrase adalah semacam pengaman yang digunakan untuk memastikan hanya Subjek Hukum yang berhak lah yang bisa melakukan upload data faktur (transaksi data elektronik via internet). Sertifikat Digital berbentuk file soft copy (ekstensi file .p12), tidak perlu dicetak ataupun di modifikasi apapun. Contoh file Sertifikat Digital atau Sertifikat Elektronik : XXXXXXXXXXXXXXX.p12. Nama file tersebut secara otomatis adalah NPWP 15 digit untuk masing-masing Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Kemudian, passphrase adalah kata sandi yang berfungsi sebagai pengaman file Sertifikat Digital (dapat dibuat dengan karakter apa saja, bebas). Dinamakan Passphrase dengan tujuan untuk menghindari kesamaan istilah dengan Password Enofa yang sebelumnya telah diberikan. Passphrase bebas dibuat sendiri oleh Pengurus (wakil PKP) ketika mengajukan Sertifikat Elektronik.

(Baca juga: Apakah Sertifikat Elektronik Sudah Kadaluwarsa? Begini Cara Mengeceknya!)

Fungsi Sertifikat Elektronik

Setelah PKP memiliki sertifikat elektronik, PKP dapat memanfaatkan layanan perpajakan secara elektronik, diantaranya:

  • Dalam hal telah dikukuhkan sebagai PKP dan memiliki akun PKP yang telah diaktivasi, maka PKP dapat memanfaatkan layanan berupa:
    • Permintaan nomor seri Faktur Pajak
    • Pembuatan Faktur Pajak berbentuk elektronik (e-faktur)
  • Pembuatan bukti pemotongan atau pemungutan berbentuk elektronik, pembuatan dan pelaporan SPT Masa Pajak Penghasilan (e-bupot)
  • Pengajuan surat keberatan secara elektronik
  • Pengajuan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT oleh Wajib Pajak secara elektronik
  • Pengajuan pengungkapan ketidakbenaran perbuatan Wajib Pajak secara elektronik
  • Layanan perpajakan secara elektronik lainnya yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak

Syarat yang Harus Disiapkan oleh PKP berupa Badan

  1. Surat Permintaan Sertifikat Elektronik
  2. Asli SPT Tahunan PPh Badan
  3. Asli bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT Tahunan PPh Badan
  4. Asli KTP/Paspor/KITAS/KITAP*) Pengurus
  5. Fotocopy KTP/Paspor/KITAS/KITAP*) Pengurus
  6. Asli Kartu Keluarga Pengurus
  7. Fotocopy Kartu Keluarga Pengurus
  8. Softcopy pas foto terbaru Pengurus
  9. Nama Pengurus tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan
  10. Tambahan Dalam hal nama Pengurus tidak tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan:
    • Asli Surat Pengangkatan Pengurus
    • Asli Akta Pendirian Perusahaan
    • Asli Penunjukan sebagai BUT/Permanent Establishment dari perusahaan induk di luar negeri
    • Fotocopy Surat Pengangkatan Pengurus
    • Fotocopy Akta Pendirian Perusahaan
    • Fotocopy Penunjukan sebagai BUT/Permanent Establishment dari perusahaan induk di luar negeri
  11. Tambahan dalam hal pemohon adalah PKP cabang:
    • Fotocopy SPT Tahunan PPh Badan pusat
    • Asli penunjukan dari pengurus pusat untuk PKP cabang
    • Fotocopy penunjukan dari pengurus pusat untuk PKP cabang
  12. Tambahan dalam hal pemohon adalah PKP bentuk kerja sama operasi:
    • Fotocopy SPT Tahunan PPh Badan anggota bentuk kerja sama operasi
    • Asli akta kerja sama operasi
    • Fotocopy akta kerja sama operasi

Cara Mendapatkan Sertifikat Elektronik

Wajib Pajak dapat mengajukan permintaan Sertifikat Elektronik secara bersamaan dengan permohonan pendaftaran NPWP atau secara terpisah setelah Wajib Pajak memperoleh NPWP. Kemudian Wajib Pajak dapat mengajukan permintaan melalui 2 cara, yaitu secara elektronik dengan menyampaikan Formulir Permintaan Sertifikat Elektronik atau secara tertulis dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP). KPP tersebut meliputi:

  • KPP tempat Wajib Pajak terdaftar atau KP2KP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal Wajib Pajak, bagi Wajib Pajak orang pribadi dan Wajib Pajak Warisan Belum Terbagi
  • KPP tempat Wajib Pajak terdaftar atau KP2KP yang wilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan Wajib Pajak, bagi Wajib Pajak Badan dan Instansi Pemerintah

Permintaan Sertifikat Elektronik secara elektronik dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Wajib Pajak mengisi Formulir Permintaan Sertifikat Elektronik dan mempersiapkan passphrase
  • Wajib Pajak melakukan kegiatan untuk verifikasi dan autentikasi identitas.

Perlu diketahui bahwa masa berlaku Sertifikat Elektronik yaitu 2 tahun sejak tanggal Sertifikat Elektronik diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Kemudian Wajib Pajak dapat mengajukan permintaan baru ke Direktorat Jenderal Pajak dengan alasan sebagai berikut:

  • Masa berlaku Sertifikat Elektronik akan/telah berakhir
  • Terjadi penyalahgunaan Sertifikat Elektronik
  • Terdapat potensi terjadinya penyalahgunaan Sertifikat Elektronik
  • Passphrase Sertifikat Elektronik tidak diketahui atau lupa
  • Sebab lain sehingga Wajib Pajak harus meminta Sertifikat Elektronik baru

Kami Pajak.io menyediakan beberapa fitur yang bisa bantu kamu untuk lebih mudah mengelola kewajiban perpajakan perusahaan. Bagi kamu yang sudah menjadi PKP, hanya dengan paket premium Rp 5.000.000 per tahun kamu sudah bisa menggunakan fitur eFaktur dan eBupot Unifikasi dengan perbulannya penerbitan sampai 500 Faktur & 500 Bupot,  Taxomatic PPh Unifikasi hingga 50 Bupot per bulan. Kemudian, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) TIDAK TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan.

Namun bagi perusahaan yang sudah PKP dan jumlah transaksinya sangat banyak, paket premium Rp 10.000.000 per tahun cocok buat kamu! Dengan paket tersebut kamu dapat terbitkan perbulannya hingga 1000 Faktur & 1000 Bupot, Taxomatic PPh Unifikasi hingga 100 Bupot per bulan. Lalu, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) SUDAH TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan dan SPT tahunan badan. Tidak hanya itu, setiap pengambilan paket premium di Pajak.io kamu juga akan mendapatkan dedicated account manager untuk pendampingan. Tunggu apalagi? Yuk kelola pajak bareng Pajak.io sekarang juga dengan klik link berikut! yuk pilih paket

(Baca juga: Begini Mekanisme Lapor SPT Masa PPN dengan Mudah di eFaktur Pajak.io)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next post Mekanisme Pengembalian NSFP Tidak Terpakai